Metro Utara – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Metro Utara menggelar kegiatan Lomba Membatik yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Utara, Kamis (02/10/2025) Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Taman Kanak-Kanak negeri maupun swasta se-Kecamatan Metro Utara dengan penuh antusias. Anak-anak tampak bersemangat menorehkan kreativitas mereka melalui karya membatik, didampingi para guru dan orang tua. Acara dibuka secara resmi oleh Camat Metro Utara Heri Hendarto yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Menurutnya, lomba membatik tidak hanya menjadi ajang kreativitas bagi anak-anak, tetapi juga sebagai upaya melestarikan warisan budaya bangsa sejak dini. “ungkapnya. Suasana lomba berlangsung meriah dab penuh antusiasme. Anak-anak tampak bersemangat menuangkan kreativitas mereka dalam corak batik sederhana dengan pendampingan para guru. Para orang tua pun ikut hadir memberikan semangat dan dukungan kepada putra-putrinya. Melalui kegiatan ini, IGTKI Metro Utara berharap batik dapat semakin dikenal, dicintai dan dilestarikan oleh generasi penerus bangsa. *awe
Semarak HUT RI ke-80, Kecamatan Metro Utara Gelar Lomba Penuh Kebersamaan
Metro Utara, 29 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kecamatan Metro Utara menggelar perayaan yang meriah di halaman kantor kecamatan. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai kecamatan, pegawai kelurahan se-Metro Utara, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Metro Utara. Acara dimulai dengan pembukaan resmi oleh Camat Metro Utara Heri Hendarto, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas usia kemerdekaan bangsa yang telah mencapai 80 tahun. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan semangat melayani masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga pengingat bahwa nilai kebersamaan, kerja sama, dan gotong royong adalah warisan perjuangan yang harus terus kita jaga. Semoga semangat ini kita bawa dalam tugas sehari-hari untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Camat Metro Utara. Setelah acara pembukaan, perayaan dilanjutkan dengan berbagai lomba tradisional yang menghibur sekaligus mempererat silaturahmi antarpegawai. Lomba-lomba yang digelar antara lain: Seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh antusias dan keceriaan. Tawa riang dan semangat sportivitas mewarnai jalannya perlombaan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah semarak peringatan HUT RI ke-80. Acara berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba. Para pemenang mendapatkan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan sportivitas yang ditunjukkan selama kegiatan. Melalui kegiatan ini, Kecamatan Metro Utara berharap dapat menumbuhkan kembali rasa nasionalisme, kebersamaan, dan semangat juang di kalangan pegawai. Camat Metro Utara Heri Hendarto.,S.Sos juga menyampaikan harapan agar semangat kemerdekaan terus hidup dan menjadi energi positif untuk menyongsong HUT RI ke-81 tahun mendatang. “Mari kita terus bekerja sama, bersinergi, dan menjaga kekompakan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Dirgahayu Republik Indonesia, terus melaju untuk Indonesia maju!” tutup Camat Metro Utara. *Awe
RW 5 Banjarsari Gelar Hiburan Janger Dalam Rangka Peringatan 1 Muharram
Metro Utara, 1 Muharram 1447 H / 15 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah, RW 5 Kelurahan Banjarsari menggelar acara hiburan rakyat berupa pertunjukan seni Janger, yang dihadiri oleh warga dengan penuh antusias. Acara ini menjadi bagian dari tradisi tahunan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga pelestarian budaya lokal serta dukungan terhadap pelaku UMKM setempat. Ketua RW 5, Bapak Mulyono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga. “Terima kasih atas kebersamaan dan partisipasi seluruh warga RW 5. Dengan semangat gotong royong, hajat masyarakat malam ini dapat terselenggara dengan lancar dan meriah,” ungkapnya. Lurah Banjarsari, Ibu Nila Kusumawati, turut memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan panitia. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan malam ini. Para pelaku UMKM terlihat sangat antusias, semoga jualannya laris dan membawa berkah. Yang paling penting, jangan lupakan seni tradisional seperti Janger ini, karena merupakan warisan nenek moyang yang harus kita jaga bersama,” tuturnya. Sementara itu, Camat Metro Utara, Bapak Heri Hendarto, S.Sos, menyampaikan pujian dan penghargaan kepada seluruh panitia penyelenggara. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang telah bekerja keras dan berkolaborasi hingga acara ini bisa rutin digelar. Malam ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga perayaan menyambut Tahun Baru Hijriyah. Saya berpesan agar keamanan dan ketertiban tetap dijaga. Bila ada yang membuat keributan, maka pelakunya bertanggung jawab penuh,” tegasnya. Acara berlangsung lancar dan meriah dengan sajian seni Janger yang memikat, serta deretan stan UMKM yang menambah semarak suasana. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat religius, budaya, dan ekonomi kerakyatan dapat berjalan beriringan dalam semangat kebersamaan warga RW 5. (Awe)*
Kelurahan Banjarsari Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Forum Anak
Metro Utara, 2 Juni 2025 — Kelurahan Banjarsari menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Penguatan Forum Anak dengan tema utama “Bahaya Narkoba bagi Remaja.” Kegiatan ini berlangsung di Aula Kelurahan Banjarsari dan dihadiri oleh berbagai pihak yang berperan penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Acara ini dibuka secara resmi oleh Camat Metro Utara, Bapak Heri Hendarto, S.Sos., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba, serta mendorong peran aktif Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor di lingkungan sekitarnya. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ibu Kharlina Astita, SKM., M.Kes. dari Dinas P3AKBPPP Kota Metro, Bapak Heri Hendarto, S.Sos Camat Metro Utara, dan narasumber dari instansi terkait, yaitu Bapak Ari Kurniawan, S.Si., M.A. dari BNN Kota Metro Dalam pemaparan materi, narasumber menjelaskan secara komprehensif tentang jenis-jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Tidak hanya itu, disampaikan pula langkah-langkah rehabilitasi yang tersedia bagi korban penyalahgunaan maupun pecandu narkoba. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sinergitas antara pemerintah dan lembaga terkait dalam menyukseskan program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Dengan adanya edukasi dan penguatan seperti ini, diharapkan para remaja anggota Forum Anak di lingkungan Kelurahan Banjarsari mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Metro Bersih Narkoba. (Awe)*
Wali Kota Metro, H. Bambang hadiri peringatan Hari Bakti IDI ke 117 tahun
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kota Metro yang telah menunjukkan dedikasi dan kepedulian luar biasa melalui kegiatan bakti sosial, yang digelar di Aula Kelurahan Karangrejo, Metro Utara, Minggu (25/05/2025). Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi bentuk pengabdian profesi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa para dokter hadir di tengah masyarakat dalam upaya menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan secaramenyeluruh. Kegiatan ini juga merupakan momentum Peringatan Hari Bakti IDI ke 117 tahun yang diperingati setiap tanggal 20 Mei. Dan merupakan momen penting untuk merefleksikan peran dan kontribusi para dokter bagi bangsa dan negara. “Kami yakin, kehadiran IDI dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk hari ini, menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, integritas, dan kemanusiaan”, tutur Bambang. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Pemerintah Kota Metro Gelar Lomba Inovasi KWT, Sebagai Wujud Komitmen Membangun Kemandirian Pangan Berbasis Masyarakat
Pemerintah Kota Metro kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian pangan berbasis masyarakat melalui kegiatan Lomba Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Metro Utara. Kegiatan Lomba Inovasi Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Metro Utara Tahun 2025 resmi ditutup dengan pengumuman para pemenang dan penyerahan hadiah pada Rabu, (21/5/2025). Acara yang diselenggarakan di Kelurahan Karang Rejo ini disambut antusias oleh para peserta dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Metro, Heri Wiratno. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh KWT yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat, kreativitas, dan inovasi. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi lebih dari itu, merupakan cerminan nyata dari peran aktif masyarakat terutama para ibu dalam memperkuat ketahanan pangan dari level rumah tangga. “Urban farming hari ini bukan lagi sekadar tren, namun sudah menjadi kebutuhan terutama dalam menghadapi tantangan pangan dan perubahan iklim. Program ini merupakan strategi pemanfaatan lahan sempit di wilayah perkotaan secara produktif, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Rafieq dalam sambutannya. Menurutnya, KWT telah menjadi ujung tombak gerakan pertanian kota, yang mampu menggerakkan masyarakat dari bawah dengan semangat gotong royong. Ia berharap hasil-hasil inovatif yang ditunjukkan oleh para KWT dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain dan mendorong lahirnya lebih banyak praktik pertanian berkelanjutan di wilayah urban. Wakil Wali Kota Metro mengajak seluruh masyarakat untuk terus berinovasi dan memperkuat peran serta dalam gerakan kemandirian pangan. “Kepada para pemenang lomba, saya ucapkan selamat dan sukses. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus berkarya. Semoga semangat ini menyebar ke seluruh wilayah Kota Metro dan menjadikan kita kota yang tangguh, sehat, dan berbudaya,” pungkas Rafieq. Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Metro Heri Wiratno, memaparkan potensi besar yang dimiliki wilayah Metro Utara, khususnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan.“Metro memiliki total lahan sekitar 2.588 hektare, dengan 700 hektare di antaranya berupa lahan pekarangan dan lahan kosong yang sangat potensial. Di masing-masing kecamatan, termasuk Metro Utara kita sudah memiliki Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang berfungsi sebagai pusat perencanaan dan pelaksanaan program pertanian,” jelas Heri. Ia menambahkan bahwa Karang Rejo, lokasi kegiatan lomba telah berkembang menjadi sentra sayuran dataran rendah yang hasilnya tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga telah menjangkau wilayah luar provinsi hingga ke Bandar Lampung. Namun demikian, ia juga melaporkan adanya tantangan dalam pengolahan lahan sawah di musim gadu tahun ini. Dari 789 hektare lahan yang ada di Metro Utara, sebagian masih dalam proses pengolahan akibat sistem pengairan giliran (gilir). Dinas Ketahanan Pangan telah melakukan koordinasi dengan pihak balai irigasi guna mengatasi permasalahan tersebut. Dalam bidang peternakan, Heri juga menyampaikan kabar menggembirakan bahwa Kota Metro mendapat perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia. Dimana dua ekor sapi dari Kota Metro telah dibeli oleh pemerintah pusat untuk keperluan kurban di Bandar Lampung dan Kota Metro. Bahkan, satu ekor sapi Metro dibeli oleh petani dari Jawa Barat untuk mengikuti kontes ternak, menandakan kualitas ternak lokal semakin diakui di tingkat nasional. Heri Wiratno menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun roadmap urban farming jangka menengah dengan target pada tahun 2027, Kota Metro mampu menjadi daerah pengolah hasil pertanian, bukan sekadar daerah produksi. “Kami ingin Metro tidak hanya memproduksi, tapi juga mengolah. Inovasi dan kegiatan harus terus didorong agar pertanian kota menjadi lebih mandiri dan bernilai tambah tinggi,” tegas Heri. Pada kesempatan yang sama Ketua Pelaksana Lomba Teguh Setiawan S.P, juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan serta apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak pendukung. “Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi anggota KWT dalam menerapkan pertanian berkelanjutan, memperkuat solidaritas antar kelompok, serta memperkenalkan inovasi pertanian berbasis rumah tangga,” ujarnya. Lomba ini diikuti oleh 14 kelompok wanita tani dari berbagai kelurahan di Kecamatan Metro Utara. Penilaian dilakukan langsung di lokasi masing-masing KWT dan mencakup berbagai aspek, seperti administrasi kelompok, kebun percontohan, keberagaman tanaman, tata letak tanaman, penerapan inovasi teknologi, hingga pengolahan hasil pangan lokal.Peserta Lomba KWT 2025 meliputi : Selain penghargaan kepada para juara, panitia juga memberikan piagam apresiasi kepada para donatur dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan lomba, di antaranya perusahaan swasta, distributor pertanian, Gapoktan, dan instansi pemerintahan di lingkungan Kota Metro. Ucapan Terima Kasih dan Apresiasi Kepada, PT Primasit , PT Bimagro Indonesia, CV Adjie Jaya (Produsen Benih), PT Sinar Jaya Inti Mulya (Pabrik Tomo), CV Bumi Jaya Sejati (Pabrik Aguan), PT Gresik Cipta Lestari (GCS), Kios Baratani, Kios Zainal, Gapoktan Karya Mandiri Banjarsari, Gapoktan Rukun Sekar Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Kelurahan se-Kecamatan Metro Utara, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Metro, Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Metro, Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan DKP3 Kota Metro, UPTD BP3 DKP3 Kota Metro. Kegiatan Lomba KWT ini berjalan dengan lancar dan sukses berkat sinergi seluruh pihak. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga menjadi sarana berbagi ilmu, mempererat hubungan antar kelompok, serta mendorong perempuan di kelurahan untuk lebih aktif dan produktif dalam bidang pertanian. Ketua pelaksana berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan masuk dalam kalender tahunan Kecamatan Metro Utara demi mendukung ketahanan pangan berbasis masyarakat.Acara ditutup dengan pengumuman para pemenang lomba KWT yang disambut meriah oleh para peserta dan warga yang hadir. “Acara ini membuktikan bahwa perempuan melalui KWT memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan potensi ini melalui berbagai program dan kebijakan konkret di masa mendatang,” ungapnya
Wakil Wali Kota Metro Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung di Karangrejo
Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana menyerahkan secara langsung bantuan kepada korban bencana puting beliung yang terjadi di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, pada Senin (19/05/2025). Bantuan ini diberikan kepada 19 kepala keluarga yang terdampak bencana tersebut. Peristiwa puting beliung itu sendiri terjadi pada bulan April 2025 lalu dan mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya 19 rumah warga. Beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap rumah yang tersapu angin kencang. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro menyampaikan bahwa pemerintah bergerak cepat untuk merespons bencana yang melanda Karangrejo. Ia mengatakan bahwa sejak kejadian, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera menyalurkan bantuan. “Bantuan hari ini kami serahkan dalam bentuk bahan bangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah warga,” ujar Wakil Wali Kota. Bantuan tersebut berupa kasur, seng, dan asbes yang akan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Metro yang tidak bisa hadir secara langsung. Disebutkan bahwa Wali Kota sedang menjalani tugas dinas luar kota di Jakarta atas undangan dari Kementerian. “Beliau sangat memperhatikan hal ini dan terus menanyakan kapan bantuan bisa segera turun. Meski tidak bisa hadir, beliau menitipkan salam dan permintaan maaf kepada seluruh warga yang terdampak,” ujarnya di hadapan warga. Ia menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah. Menurutnya, bencana bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja tanpa bisa diprediksi. “Ini juga menjadi evaluasi bagi kami sebagai kepala daerah. Kita harus siap siaga, dan mempercepat respons dalam penanganan bencana di masa depan,” imbuhnya. Wakil Wali Kota juga mengapresiasi gerak cepat dari jajaran kelurahan, kecamatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro yang langsung turun ke lapangan sejak hari pertama kejadian. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun ada satu rumah warga yang mengalami kerusakan hampir total. “Saya lihat langsung kondisinya, atap rumahnya hampir semua hilang. Tapi alhamdulillah tidak ada yang luka atau sampai kehilangan nyawa,” katanya. Pemerintah Kota Metro berkomitmen akan terus berupaya meningkatkan kecepatan informasi dan koordinasi dalam setiap kejadian darurat. Ia berharap sistem komunikasi dan pelaporan bisa lebih cepat dan efisien. “Ke depan, kami ingin ketika ada kejadian seperti ini, informasi bisa langsung kami terima dalam hitungan jam. Bukan hari,” katanya kepada camat dan lurah setempat. Keterlambatan kunjungan dari pemerintah juga disebabkan karena berdekatan dengan masa libur Lebaran. Namun demikian, ia menekankan bahwa perhatian terhadap warga tetap menjadi prioritas utama. “Kami akui, baru bisa hadir di hari ketiga setelah kejadian. Tapi itu bukan berarti kami lambat. Kami tetap pantau dan tindak lanjuti terus dari awal,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa menjamin bantuan 100 persen atas kerugian yang dialami warga. Namun, setidaknya bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban para korban. “Kami mohon maaf jika belum bisa memberikan bantuan secara penuh. Tapi percayalah, kami hadir untuk membantu dan mendampingi Bapak-Ibu sekalian,” ujarnya. Wakil Wali Kota juga memuji kinerja relawan yang turun ke lokasi sejak hari pertama bencana. Menurutnya, solidaritas masyarakat dan relawan menjadi kunci utama dalam pemulihan pasca-bencana. Ia berharap agar kebiasaan gerak cepat dalam menghadapi bencana bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pemerintah, katanya, akan selalu terbuka dan siap terjun langsung ke lapangan. “Jangan ragu untuk melapor kepada kami. Pemerintah daerah, termasuk Bapak Wali Kota, selalu siap untuk turun langsung membantu,” katanya menutup sambutan. Para warga yang menerima bantuan tampak bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dari pemerintah daerah. Mereka berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan rumah-rumah yang rusak. Dengan tersalurkannya bantuan tersebut, warga Karangrejo mulai kembali memperbaiki rumah masing-masing. Pemerintah Kota Metro berjanji akan terus memantau perkembangan hingga kondisi benar-benar pulih
Purwosari Wakili Kecamatan Metro Utara Dalam Ajang Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro
Pemerintah Kota Metro kembali menggelar Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro sebagai upaya strategis untuk mengevaluasi dan memperkuat kinerja pemerintahan kelurahan. Tahun ini Pemerintah Kota Metro mengusung tema nasional ‘Kelurahan Tangguh Pangan, Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, namun juga menjadi sarana kolaboratif untuk mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial dan ekonomi di tingkat kelurahan, Kamis (15/05/2025). Asisten I Kota Metro, Supriyadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian luar biasa yang telah diraih Kota Metro dalam ajang lomba kelurahan pada tahun-tahun sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, Kota Metro melalui Kelurahan Tejoagung berhasil menjadi juara tingkat provinsi. Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Metro berharap dapat menampilkan berbagai inovasi dan terobosan dari tiap kelurahan, termasuk Kelurahan Imopuro yang menjadi bagian penting dari pusat pemerintahan.Tema lomba tahun ini menggambarkan pentingnya peran kelurahan sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Kelurahan didorong untuk menjalin kolaborasi lintas sektor dalam rangka menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan inklusif. Supriyadi juga menyoroti pentingnya sinergi antara lurah, camat, masyarakat, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan kelurahan yang mandiri dan kreatif, khususnya melalui pengembangan UMKM dan urban farming. “Mari seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif mendukung jalannya lomba dan mengingatkan tim penilai agar menjaga profesionalisme serta bersikap santun selama proses penilaian berlangsung,” kata Supriyadi. Lurah Purwosari dalam sambutannya menyatakan bahwa Kelurahan Purwosari ditunjuk untuk mewakili Kecamatan Metro Utara dalam lomba ini, bersaing dengan lima kecamatan lain. Ia menyebutkan bahwa potensi unggulan Kelurahan Purwosari terletak pada sektor pertanian, jasa, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Kelurahan ini terbentuk berdasarkan Perda Kota Metro No. 25 Tahun 2000 tentang pemekaran kecamatan dan kelurahan, yang sebelumnya merupakan bagian dari Desa Purwosari.Dalam pelaksanaan lomba tahun 2025, Kelurahan Purwosari menampilkan berbagai inovasi seperti penerapan e-SIKAM, portal PNS, dan e-kinerja di bidang pemerintahan,” jelasnya. Pada bidang kewilayahan, Kelurahan Purwosari aktif mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat, seperti pengelolaan sampah bersama pondok pesantren dan pengembangan Bank Sampah Podomoro yang aktif dalam berbagai event kota. Lurah Purwosari juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan lomba, termasuk tim penilai dan Ketua Tim Penggerak PKK, atas kontribusinya dalam pembangunan kelurahan. “Dengan terselenggaranya lomba ini, Pemerintah Kota Metro menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian masyarakat, menjaga keberlanjutan prestasi nasional, dan membangun kota yang tangguh serta berdaya saing tinggi,” ungkapnya
Warga Metro Utara Diminta Waspada Penyebaran DBD di Musim Hujan
Metro Utara — Kecamatan Metro Utara mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim hujan tahun 2025. Curah hujan yang tinggi dinilai meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini akibat bertambahnya tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti, vektor utama DBD. Camat Metro Utara, Heri Hendarto, menyampaikan pentingnya upaya pencegahan oleh masyarakat untuk menekan angka kasus DBD. “Masyarakat khususnya di Kecamatan Metro Utara harus melaksanakan gerakan 3M Plus guna mencegah penularan DBD, seperti menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta menggunakan kelambu saat tidur dan anti nyamuk pada kulit sebagai langkah menghindari gigitan nyamuk,” jelasnya. Lebih lanjut, Heri Hendarto menekankan bahwa kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari sarang nyamuk. “Kami mengajak warga untuk secara rutin memantau dan membersihkan lingkungan sekitar. Kegiatan gotong royong membersihkan genangan air, saluran air, dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk sangat penting dilakukan,” tambahnya. Pihak Kecamatan Metro Utara juga akan bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pencegahan DBD. Gejala DBD meliputi demam tinggi mendadak, nyeri sendi, mual, hingga munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Warga diminta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala tersebut. Melalui upaya bersama, diharapkan risiko penyebaran DBD dapat ditekan, dan masyarakat Kecamatan Metro Utara dapat terhindar dari wabah penyakit ini. (Awe)
Camat Metro Utara Resmi Membuka Festival dan Lomba Burung Berkicau Camat Metro Utara CUP I
Metro Utara – Camat Metro Utara, Heri Hendarto, secara resmi membuka kegiatan Festival dan Lomba Burung Berkicau Camat Metro Utara CUP I yang diselenggarakan di Gantangan 28 Purwoasri, Metro Utara, Minggu (03/11/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai komunitas pecinta burung dari wilayah Metro dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Heri Hendarto menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap acara ini. “Festival dan Lomba Burung Berkicau ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antar pecinta burung dari berbagai daerah,” ujar Heri. Beliau berharap, melalui acara ini, para peserta bisa saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas perawatan serta pelatihan burung berkicau. Festival ini mempertandingkan beberapa kategori, seperti Lovebird, Murai Batu, Kacer, Kenari, dan Cucak Hijau, dengan penilaian yang dilakukan oleh juri berpengalaman. Para peserta terlihat antusias menunjukkan kemampuan burung-burung mereka dalam berbagai sesi perlombaan. Setiap kategori dinilai berdasarkan suara, gaya, dan stamina burung dalam berkicau. Acara Festival dan Lomba Burung Berkicau Camat Metro Utara CUP I ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan di Metro Utara, guna mengembangkan hobi sekaligus memajukan pariwisata lokal. (awe)*