METRO UTARA – Dalam rangka menjalankan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sesuai perintah Presiden Republik Indonesia serta amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI bersama Kodim 0411/Kota Metro menggelar kegiatan Sosialisasi, Edukasi, dan Penyuluhan Karhutla di Aula Kecamatan Metro Utara, Jalan RA Kartini, Kelurahan Banjarsari, Kota Metro, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan penyuluhan teritorial yang dimulai sekitar pukul 09.15 WIB tersebut dihadiri jajaran Tim Satgas Karhutla Mabes TNI, di antaranya Sekretaris Satgas Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E., Kolonel (Tek) Iman Nugroho, Kolonel (Lek) Putu Widiyantara, Letkol Laut (KH) Hari DP, Letkol Laut (T) Marno, serta Mayor Cpm Zaenal Makruf (Irdavermat Itutben Itpuspomad).
Rombongan Mabes TNI didampingi Pasi Intel Dim 0411/KM Kapten Inf Zaenuri dan Pasi Intel Dim 0410/KBL Mayor Inf Bagus Setiawan. Kedatangan rombongan disambut Camat Metro Utara H. Heri Hendarto, S.Sos., Sekretaris Kecamatan Basuki Rahmad, S.E., Plt. Danramil 411-02/MU Peltu Marwoto, Kapolsek Metro Utara AKP Teguh Puji Ruswanto, S.H., para lurah se-Kecamatan Metro Utara, Kepala Puskesmas Se-Metro Utara, personel Koramil 411-02/MU, unsur pamong, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Satgas Karhutla Mabes TNI Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimcam dan masyarakat Metro Utara atas sambutan yang diberikan.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan pencegahan dan penanganan Karhutla merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dalam membantu pemerintah menghadapi potensi bencana.
“Kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Bapak Presiden guna mengantisipasi dampak tahunan kebakaran lahan dan hutan. Sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, TNI hadir membantu pemerintah daerah melalui kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” ujar Kolonel Inf Andi Kusworo.
Menurutnya, meskipun wilayah Kota Metro, khususnya Kecamatan Metro Utara, relatif tidak memiliki kawasan hutan yang luas, upaya pencegahan Karhutla tetap perlu dilakukan. Sosialisasi dan edukasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran serta peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan.
Sementara itu, materi teknis disampaikan oleh Tim Akademik Satgas Karhutla, Letkol Laut (KH) Hari DP. Dalam paparannya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan dini Karhutla, dampak asap terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, serta berbagai ketentuan hukum dan sanksi pidana terhadap pelaku pembakaran lahan secara sengaja.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek sosialisasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara Tim Satgas Karhutla Mabes TNI, Kodim 0411/Kota Metro, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta unsur terkait di wilayah.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam melakukan pencegahan Karhutla, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur apabila terjadi potensi kebakaran lahan di wilayah. *(Awe)




